Masyarakat Minta Bupati Beri Sanksi Kepala Kampung Pilanjau
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Aliansi masyarakat Pilanjau meminta keadilan kepada Pemerintah Daerah, terhadap
Kepala Kampung Tilanjau terkait dipilihnya RT secara lansung, pemilihan aparatur
kampung secara ilegal dan penyalah gunaan bantuan Dana ADK.
Selaku Korlap Aliansi Masyarakat Pilanjau,
Derviansya, mengatakan bahwa masyarakat Pilanjau untuk menyampaikan atas
ketidak adilannya kepala kampung Pilanjau.
Ia mengatakan, yang paling terpenting adalah
indikasi terkait RT yang dipilih secara lansung oleh kepala kampung tanpa
legalitas dari kecamatan dan pemerintah daerah setempat
"Itu semua di gaji oleh mereka semua,dan
kami mempunyai bukti buktiknya ,"terangnya.
Dan hari ini, menurut dia ada 3 apearatur
kampung yang diangkat secara ilegal, yang akan di angkat oleh kepala kampung,
yaitu seketaris kampung, kaur pembangunan dan bendahara
Ia juga mengatakan, dengan tindakan itu telah
menyalah gunakan anggaran Dana BLT yang di luncurkan oleh pemeritah pusat, dan
berubah menjadi Dana ADK menyalurkan ke Kampung untuk membantu masyarakat
masyarakat kampung yang tidak mampu.
"Badan usaha milik kampung itu bisa kita
katakan badan usaha, Semua aperatur kampung bisa kita katakan di dalam ini, “ucapnya.
Para demonstran akan melakukan aksi lagi jika
tak ada kepurusan pasti.
“Kami bakal pastikan, kami akan kembali hadir
jika penyampaian kami tidak di tindak lanjuti oleh pemerintah daerah, kami
sangat berharap ada sanksi dari pemerintah daerah”ujarnya.
Sementara itu Asisten l Hendratno mengatakan,
jika memang terbukti kita kembali dengan peraturan, kita bakal menindak lanjuti
ini secepatnya.
"Kita punya aturan dan itu semua ada di
ASN,seperti Mitra dan banyak lagi".(sep)